2.02.2009

IBNU HAJAR: TOKOH HADITS YANG BERSAHAJA


Ibnu Hajar adalah seorang hakim agung (Qadhi Qudhat) dan ulama besar islam.
Ia juga seorang Muarrikh (sejarawan) yang sangat teliti dan obyektif dalam mengkaji sejarah, peristiwa, dan kehidupan para perawi. Selain itu juga dikenal sebagai seorang Mufassir (ahlli tafsir) karena menguasai sangat baik ilmu qira’at (bacaan) Al Qur’an, tafsir, nasikh-mansukh muthalaq-muqayydam
dan ‘aam-khash.
:::> Baca selengkapnya di AL-QALAM edisi 7 (Maret 2009)

Adaba Tidur Dalam Islam


Sesungguhnya Islam benar-benar menaruh perhatian yang sangat besar kepada manusia dalam segala urusannya. Saat lapang maupun sulit, bangun maupun tidur dan waktu bahagia maupun sedih. Singkat kata, tidak ada satu hal pun, baik kecil maupun besar, melainkan telah dijelaskan oleh Islam.
Salah satu perkara yang juga mendapat perhatian dari Islam adalah tidur. Allah berfirman.“ Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu diwaktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.” (QS. Ar-Ruum: 23). Allah juga berfirman:”Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat.” (QS. An-Naba’: 9).
:::> Baca selengkapnya di AL-QALAM edisi 6 (Februari 2009)

2.01.2009

Resep Rasulullah Atasi Kemiskinan


Anas bin Malik meriwayatkan bahwa suatu ketika ada seorang pengemis dari kalangan Anshar datang meminta-minta kepada Rasulullah SAW. Lalu beliau bertanya kepada pengemis tersebut, “Apakah kamu mempunyai sesuatu di rumahmu?” Pengemis itu menjawab, “Tentu, saya mempunyai pakaian yang biasa saya pakai sehari-hari dan sebuah cangkir.” Rasul langsung berkata, “Ambil dan serahkan ke saya!” Lalu pengemis itu menyerahkannya kepada Rasulullah, kemudian Rasulullah menawarkannya kepada para sahabat, “Adakah di antara kalian yang ingin membeli ini?” Seorang sahabat menyahut, “Saya beli dengan satu dirham.” Rasulullah menawarkannya kembali,” adakah di antara kalian yang ingin membayar lebih?” Lalu ada seorang sahabat yang sanggup membelinya dengan harga dua dirham.
:::> Baca selengkapnya di AL-QALAM edisi 5 (Februari 2009)

About This Blog

About This Blog

  © www.hidayatullah.com 2009

Back to TOP